Seroja Sunyi

Semua Tentang Kepalsuan

Posted in Puisi-Puisi by akid aunulhaq on Oktober 15, 2010

1

Aku ingin menulis sajak sepanjang hari

Botol-botol madu yang di kerubungi semut

Acara-acara TV macam reality show

Sandal jepit merek swallow

Korek tokai yang baterainya aus seminggu

 

Semua tentang kepalsuan

Yang kadang menjadi kebenaran

Pagi setengah enam yang aku kira jam delapan

Jadi aku ingin menulis bukan puisi sepanjang hari

 

2

Tangis ibu malam itu yang aku jejalkan pada ulu hati riuh-riuh melepuh sampai hari ini semacam embun es pada gelas-gelas cantel warung kopi

 

3

Jika

Cintaku padamu cinta mati

Maka

Cintaku padamu sebab tubuhmu yang bohai

Jika

Cintaku padamu penuh pengorbanan

Maka

Aku keluarkan uangku agar bisa menikmatimu

 

 

 

4

Aku lukiskan kerinduan ini sebagai sketsamu

Siang ranum hari ini

Aku mengsketsamu di bilah ampas kopi

Pada piring putih

Tempatperjanjian kita terprasasti

Juga di bawah rak buku

Tempat biasa aku melukis

Segala tentang kebiasaanmu

Dan dompet lapuk di dekat subwoofer

Terletak wajahmu yang lima tahun

Tak terpedang waktu

 

Engkau perempuan berkerudung sarung

Tersketsa pada butiran-butiran hitam.

 

5

Di ujung kota lapuk

Terkhianati waktu

Berlalu dua cerita

Pohon asam pinggir jalan

Lasem kota china

Arab

Jawa

Londo

jepang

Galangan lasem Dasun

Angkuh menatap tiap pribumi

Lelaki tua muda

Lalu

Jembatan yang sempat di singgahi belanda

Lasem kota waktu

Terpotong Isme-Isme

 

6

Engkau perempuan perkasa pada wajahmu terukir guratan-guratan nasib berwindu menyelingkuhi peritwi hiru membiru, pertanda hidup memang keras.

7

Honlulu senja hari

Aku temui jejak-jejak kecil di pasir antara ombak

Aku kira jejakmu yang engkau tinggalkan dua jam lalu

 

 

2 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. saudara said, on Oktober 15, 2010 at 9:49 pm

    5====

    lasem
    lambaianmu mengundang wali dan saudagar bersandar
    senyummu mengenang di tiap peziarah tembok yang penuh sejarah
    lasem
    langkahkan kakiku
    sempatkan diriku
    lasem
    ditanahmu aku menitp salam
    pada saudaraku

    Muhammed Akid Aunulhaq


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.